Skip to Content

Sebuah Perjalanan Kewirausahaan: Menjembatani Jarak E-Commerce di Indonesia

Setelah mendirikan beberapa startup, pemodal ventura (venture capitalist/VC) Jefrey Joe sekarang fokus membantu startup lainnya di Indonesia dan di luar negeri.

Pengusaha, konsultan manajemen, investor, pemodal ventura - Jefrey Joe, 35, telah meninggalkan kesan mendalam di semua peran tersebut, bahkan ia pernah tampil di halaman sampul Forbes Indonesia pada tahun 2019.

Joe, mantan mahasiswa internasional di Monash University, adalah co-founder dan managing partner dari perusahaan pemodal ventura Alpha JWC Ventures, yang telah berinvestasi dalam lebih dari 30 startup teknologi di Asia Tenggara.

Lahir di Indonesia, Joe, yang lulus dengan gelar sistem bisnis pada tahun 2004, berada di posisi yang tepat untuk memberikan saran - dan bimbingan - bagi para wirausahawan pemula. Dia mendirikan layanan pengiriman DVD saat masih kuliah di Monash, dan setelahnya, perusahaan perdagangan tekstil di Shanghai dan dealer mobil di Indonesia.

Perusahaan teknologinya, Alterra, adalah platform pembayaran tagihan terkemuka di Indonesia yang mempekerjakan lebih dari 500 orang.

“Menjadi wirausaha adalah tentang menyeimbangkan kepemimpinan, bisnis, finansial, dan kemampuan teknis. Salah satu kesalahan umum adalah tidak mempelajari semua hal itu dengan cukup cepat.”

Di Asia Tenggara, meledaknya sektor teknologi masih berada di tahap awal dengan e-commerce merepresentasikan kurang dari dua persen dari total sektor perdagangan, dibandingkan dengan 10 persen di Amerika Serikat dan Cina.

Bagi Joe, kesenjangan tersebut merepresentasikan kesempatan. “Dampak sangat penting bagi saya, dan saya sangat percaya salah satu hal paling berdampak yang bisa saya lakukan adalah lewat teknologi. Contohnya, e-learning akan memiliki dampak lebih besar dibandingkan tipe pembelajaran lainnya.”

Alpha JWC, yang telah melebarkan sayap ke Vietnam dan Singapura, mengelola dana lebih dari 150 juta US dollar. Perusahaan ini menargetkan investasi mereka dengan hati-hati. “Kami mencari pendiri yang visioner dan mampu menciptakan bisnis yang sangat sukses,” kata Joe.

Sulit untuk mengakses modal di Asia Tenggara. Modalku, salah satu perusahaan yang didukung oleh Alpha JWC, telah menyediakan modal ke lebih dari 500.000 usaha kecil dan menengah di Indonesia. Selain itu ada TaniHub dan TaniFund yang telah membantu lebih dari 17.000 petani.

Joe mengatakan pengalamannya di kampus memberikan kepercayaan diri dan kemandirian untuk perjalanan kewirausahaannya. “Transisi saya ke Monash cukup mudah; para profesor ramah dan teman-teman sekelas saya sangat membantu. Itu membuat pengalaman belajar yang menyenangkan.”

Setelah program MBA di UCLA, Joe menyelesaikan program Manajemen Pemilik/Presiden di Harvard Business School pada tahun 2019.

Kunci sukses startup

Joe pernah menjadi penasihat finansial di Ernst & Young, konsultan strategi di Boston Consulting Group, dan COO dari Groupon Indonesia sebelum mendirikan Alterra. Dia mendirikan Alpha JWC pada tahun 2016. Sebelumnya, “belum banyak investor teknologi yang berpengalaman di Indonesia,” Joe menjelaskan. Sekarang, dia dapat “membantu pendiri muda untuk membangun perusahaan teknologi yang sukses.”

Salah satu perusahaan tersebut, startup co-working space Spacemob, diakuisisi oleh WeWork yang berbasis di Amerika Serikat dalam kurun waktu setahun setelah Alpha berinvestasi di sana. Perusahaan lainnya, DealStreetAsia - platform berita finansial dan intelijen - dibeli oleh perusahaan media Jepang Nikkei di bulan April. Forbes menyebut Alpha sebagai “Peternak Unicorn (Unicorn breeder)” - karena unicorn adalah startup dengan nilai setidaknya 1 miliar US dollar. Sebagai seorang mentor, Joe memahami tantangan-tantangan yang dihadapi oleh startup.

Joe, yang tampil dalam program kewirausahaan teknologi di Channel News Asia Start-Up Season 6, menghadiri resepsi Monash Alumni Global Leaders’ Network di tahun 2016 dan Monash Alumni Global Leaders’ Summit pada tahun 2017. Dia juga berharap dapat membantu membuat “jaringan alumni yang lebih terorganisir, aktif, dan menarik” di Jakarta.

Mempercepat bakat wirausaha

Pusat kewirausahaan Monash, The Generator, mendukung startup dan perusahaan sosial di tahap awal melalui pendanaan, ruang kerja co-working, pembinaan, dan pendidikan berbasis pengalaman.