Cara Kuliah S2 di Kampus Australia Tanpa IELTS atau TOEFL: Panduan Lengkap 2025
Monash University, Indonesia BSD Campus at Green Office 9 Building
Kuliah S2 di Kampus Australia tanpa IELTS atau TOEFL ternyata bukanlah mimpi belaka! Meskipun IELTS diakui oleh lebih dari 11.000 institusi dan organisasi di seluruh dunia, beberapa universitas terkemuka di Australia kini menawarkan jalur alternatif bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi mereka.
Salah satu opsi terbaik adalah melalui Monash University, Indonesia yang menawarkan Monash English Placement Test (MEPT) sebagai alternatif IELTS. Dengan biaya hanya IDR 300.000, jauh lebih terjangkau dibandingkan tes IELTS atau TOEFL iBT, tes ini menjadi solusi praktis bagi calon mahasiswa S2 yang ingin kuliah di kampus Australia.
Di artikel ini akan mengulas secara lengkap bagaimana kamu bisa melanjutkan pendidikan master atau S2 di Australia tanpa IELTS atau TOEFL melalui pilihan yang lebih terjangkau dan dengan standar kualitas pendidikan yang sama. Selain itu, kami juga akan membahas Global Mobility Program yang memungkinkan Anda belajar di kampus Monash University, Australia setelah memulai pendidikan di Monash University, Indonesia.
Apakah Bisa Kuliah S2 di Australia Tanpa IELTS atau TOEFL?
Sebenarnya, jawabannya ya! Kuliah S2 di kampus Australia tanpa IELTS atau TOEFL memang memungkinkan dengan beberapa kondisi khusus. Ini adalah kabar baik bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di negeri kanguru namun terkendala tes bahasa Inggris.
Salah satu cara paling realistis yaitu dengan mendaftar kuliah S2 di Monash University, Indonesia dengan Monash English Placement Test (MEPT). Dengan biaya hanya Rp 300.000, MEPT menjadi alternatif yang jauh lebih terjangkau dibandingkan IELTS atau TOEFL iBT. Selanjutnya, jika diterima di Monash University, Indonesia, kamu bisa mengikuti Global Mobility Program yang memungkinkan belajar di kampus Monash University, Australia tanpa tes bahasa Inggris tambahan, dengan biaya kuliah tetap menggunakan standar Indonesia.
Mau tau detail caranya? Mari simak lebih lanjut.
Kenalan dengan MEPT: Alternatif IELTS untuk Kuliah S2
MEPT (Monash English Placement Test) menjadi solusi cerdas bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah S2 di Australia tanpa harus mengikuti IELTS atau TOEFL. Tes ini dikembangkan khusus oleh Monash University sebagai alternatif yang lebih terjangkau dan praktis.
Berbeda dengan IELTS atau TOEFL yang biayanya bisa mencapai jutaan rupiah, MEPT hanya memerlukan biaya sebesar Rp 300.000. Format tes MEPT terdiri dari dua sesi online yang mencakup sesi 1 yaitu Writing dan sesi 2 terdiri dari Listening, Grammar, Vocabulary & Reading. Tes ini memakan waktu sekitar 2 jam dan dirancang untuk menilai kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh. Sama seperti tes bahasa Inggris lainnya, MEPT juga memiliki standar penilaian yang ketat, namun dengan format yang lebih sederhana.
Untuk program S2 di Monash University, Indonesia, skor MEPT minimal yang diperlukan setara dengan skor IELTS, yaitu 6,5. Selain itu, jika kamu pernah menempuh pendidikan sarjana di institusi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, kamu mungkin tidak perlu memberikan bukti kemampuan bahasa Inggris tambahan. Syaratnya adalah kamu telah menyelesaikan studi setara minimal 48 credit points Monash (satu tahun studi penuh waktu) pada level diploma VET Australia atau lebih tinggi dalam lima tahun terakhir.
Melalui MEPT, proses pendaftaran kuliah S2 di Monash University, Indonesia menjadi jauh lebih mudah dan ekonomis. Setelah diterima, kamu dapat mengikuti Global Mobility Program yang memungkinkan belajar di kampus Monash University, Australia tanpa perlu tes bahasa Inggris tambahan. Yang lebih menguntungkan, biaya kuliah tetap menggunakan standar Indonesia walaupun kamu belajar di Australia.
Dengan sistem One Monash, semua standar pendidikan, kurikulum, dan akreditasi yang kamu dapatkan sama persis dengan yang diberikan oleh Monash University, Australia. Ini berarti kualitas pendidikan yang kamu terima tetap terjamin meskipun kamu memulai perjalanan akademikmu di Indonesia.
Langkah-langkah Mengikuti MEPT dan Daftar Kuliah di Monash University, Indonesia
Untuk mengikuti MEPT dan mendaftar kuliah di Monash Indonesia, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan dengan seksama. MEPT hanya dapat diambil satu kali tanpa kesempatan mengulang, jadi persiapan matang sangatlah penting.
Proses registrasi MEPT terdiri dari beberapa langkah.
- Mendaftar dulu jurusan S2 sesuai pilihan kamu. Kamu bisa melakukan registrasi online di Monash My.App untuk mendapatkan Monash ID kamu.
- Upload semua dokumen yang diminta. Jika ada dokumen yang belum lengkap, kamu bisa melengkapinya nanti.
- Setelah melakukan pendaftaran kuliah dan mendapatkan Monash ID, kamu bisa mendaftar tes MEPT.
- Lengkapi formulir pendaftaran MEPT.
- Lakukan pembayaran sebesar Rp300.000 ke rekening bank Yayasan Monash University Indonesia (Bank HSBC Indonesia, nomor rekening 050-039940-068).
- Setelah itu, kirimkan bukti pembayaran ke email mi.admissions@monash.edu dengan mencantumkan Monash ID kamu.
- Setelah terkonfirmasi, kamu akan menerima tautan tes satu hari sebelum ujian melalui email.
Saat hari pelaksanaan, MEPT dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah Writing Test dengan durasi 20 menit, sementara sesi kedua mencakup Listening, Grammar, Vocabulary, dan Reading dengan durasi 60 menit. Pastikan kamu memiliki laptop dengan kamera dan audio (diutamakan sistem operasi Windows), ruang pribadi yang tenang, KTP yang masih berlaku, koneksi internet stabil, dan browser Google Chrome.
Monash University, Indonesia juga terkadang menawarkan voucher MEPT gratis pada acara Open Day. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, MEPT dapat dilakukan di tempat saat acara Open Day.
Setelah lulus MEPT, langkah berikutnya adalah melengkapi dokumen pada tahap registrasi online di awal dan menunggu hasil admisi kamu. Jika kamu dinyatakan lolos dan mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) unconditional, kamu bisa segera menerima LoA tersebut dan melakukan pembayaran deposit untuk mengamankan kursi kamu di Monash University, Indonesia.
Perlu diingat, hasil MEPT akan dikirimkan melalui email dalam waktu 5 hari kerja. Jika skor MEPT kamu adalah 6.0, kamu masih memenuhi syarat untuk bergabung dengan program MEB. Namun, jika gagal, kamu masih bisa mengambil tes bahasa Inggris lainnya yang disetujui.
Dengan menyelesaikan proses ini, kamu telah membuka pintu untuk kuliah S2 di Australia tanpa IELTS atau TOEFL, memanfaatkan sistem One Monash yang menjamin kualitas pendidikan sama dengan di kampus Australia.
Kuliah di Kampus Australia Lewat Global Mobility Program

Global Mobility Program menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa yang ingin kuliah S2 di kampus Monash University, Australia tanpa IELTS atau TOEFL. Program ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa Monash University, Indonesia dengan kesempatan belajar di kampus Australia.
Salah satu program unggulan adalah Australia Exchange Program (AEP). Melalui program ini, mahasiswa dapat menempuh studi S2 selama 1 tahun di Monash University, Indonesia, kemudian melanjutkan 6 bulan di Monash University, Australia. Menariknya, mahasiswa tidak dikenakan biaya kuliah tambahan selama belajar di Australia, tetap menggunakan biaya kuliah standar Indonesia.
Melalui Global Mobility Program, mahasiswa mendapatkan berbagai keuntungan:
- Pengalaman akademis internasional yang memperluas wawasan
- Pemahaman budaya dan praktik industri di Australia
- Jaringan profesional global yang bernilai untuk karir
- Pengembangan solusi inovatif melalui program Monash Innovation Guarantee-Postgraduate (MIG-P)
Yang perlu digarisbawahi, setelah lulus menggunakan MEPT dan diterima di Monash University,Indonesia, mahasiswa dapat langsung mengikuti program ini tanpa perlu mengikuti tes bahasa Inggris tambahan.
Dengan demikian, Global Mobility Program menjadi solusi ideal bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas internasional dan merupakan kesempatan emas untuk meraih gelar S2 dari kampus Australia tanpa terkendala persyaratan IELTS atau TOEFL. Bahkan kamu juga bisa memilih mau wisuda di Indonesia atau Australia loh.
Ayo daftar kuliah S2 di Monash University, Indonesia dengan MEPT dan dapatkan kesempatan kuliah dan wisuda di kampus Australia! Tanpa perlu mengikuti tes bahasa Inggris tambahan, kamu bisa mewujudkan mimpi kuliah di negeri kanguru dengan cara yang lebih efisien.
Tantangan bahasa tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih gelar master berkualitas internasional. Sekarang, jalan menuju pendidikan tinggi di Australia sudah terbentang lebih mudah dan terjangkau. Berbekal MEPT dan semangat belajar, mimpi mendapatkan gelar master dari Australia siap menjadi kenyataan. Kesempatan ini tentu merupakan terobosan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin memperluas wawasan global tanpa harus terbebani persyaratan IELTS atau TOEFL.